Benarkah Diabetes Miliki Risiko Terkena Gangguan Jantung ?

Seperti kita ketahui bahwa ada beberapa penyakit yang tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, hanya bisa di kontrol, dan biasanya salah satu penyebab penyakit ini adalah keturunan, seperti penyakit diabetes. Tentu tidak ada yang  ingin mengidap penyakit ini bukan ?

Penyakit diabetes atau lebih dikenal dengan penyakit gula ( kencing manis ) cukup di kenal di Indonesia, karena memang cukup banyak yang mengalami penyakit ini. Satu hal yang sangat penting bagi penderita diabetes, yakni menjaga pola makan yang sehat jika tidak ingin penyakitnya menjadi semakin parah.

Dari sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan, mereka menemukan bahwa orang yang mengidap penyakit diabetes atau pra-diabetes memiliki risiko yang lebih besar mengalami masalah jantung, seperti rusaknya otot-otot jantung ( dikutip dari www.everydayhealth.com ).

Dengan menggunakan teknik tes ultra-sensitif terbaru, para ilmuwan dari john Hopkins menemukan bahwa orang dengan diabetes memiliki risiko enam kali lipat mengalami gangguan jantung ( gagal jantung, wah mengerikan bukan ?

Cara kerja tes ultra-sensitif ini adalah mendeteksi tingkat menit troponin dan protein yang dilepaskan kedalam sel ketika sel-sel jantung mati. Kemungkinan juga ini ada kaitannya dengan kadar gula darah yang tinggi membawa dampak buruk pada sel-sel otot jantung, sehingga otot jantung menjadi lemah.

Salah satu dampak dari penyakit diabetes yakni menyebabkan kematian sel dan jaringan ( pembusukan jaringan tubuh ), bisa dibayangkan jika pembusukan terjadi pada sel dan otot jantung, karena kondisi ini juga bisa terjaid pada otot-otot jantung.

Jadi, sepakat ya bahwa hal yang terpenting dalam mengontrol penyakit diabetes dan mencegah komplikasi lebih lanjut adalah dengan menjaga pola makan yang sehat, menghindari makanan bergula dan rajin memeriksakan diri ke dokter, apalagi jika keluarga Anda memiliki riwayat penyakit kencing manis.