Memahami Jadwal, Jumlah dan Jenis Makanan Diabetesi

Memahami  Jadwal, Jumlah dan Jenis Makanan Diabetesi - Penderita diabetes biasanya mempunyai kecendrungan perubahan kadar gula yang drastis.Sehabis makan, kadar gula akan tinggi dan beberapa lama tidak mendapat asupan makanan, maka kadar gula darah akan rendah sekali.Jadwal makan harus teratur untuk mencegah terlalu besarnya rentangan kadar gula darah.

Ada istilah “ 3 J ( Jadwal, Jumlah dan Jenis )“ yang harus diingat oleh para penderita penyakit kencing manis dalam mengatur pola makan sehari-hari.Berikut ini uraian lengkapnya.

Jadwal

Pengaturan jadwal bagi penderita diabetes biasanya adalah 6 kali makan.3 kali makan besar dan 3 kali selingan.Adapun jadwal waktunya adalah sebagai berikut.
  • Makan pagi       : pukul 07.00
  • Snack I             : pukul 10.00
  • Makan siang      : pukul 13.00
  • Snack II            : pukul 16.00
  • Makan Malam   : pukul 19.00
  • Snack III           : pukul 21.00
Usahakan makan tepat pada waktunya, karena apabila telat makan, akan terjadi hipoglikemia ( rendahnya kadar gula dalam darah ) dengan gejala seperti pusing, mual, dan pingsan.Apabila hal ini terjadi segera minum air gula.

Jumlah

Perhatikan jumlah / porsi makanan yang Anda komsumsi.Prinsip jumlah makanan yang dianjurkan untuk penderita penyakit gula adalah porsi kecil dan sering, artinya makan dalam jumlah sedikit tapi sering.Adapun pembagian kalori untuk setiap kali makan dengan pola menu 6 kali makan adalah sebagai berikut.
  • Makan pagi        : 20% dari total kebutuhan kalori sehari.
  • Snack I              : 10%
  • Makan Siang      : 25%
  • Snack II             : 10%
  • Makan Malam    : 25%
  • Snack III            : 10%

Jenis

Jenis makanan menentukan kecepatan naiknya kadar gula darah.Kecepatan suatu makanan dalam menaikkan kaar gula darah disebut juga indeks glikemik.Semakin cepat menaikkan kadar glukosa darah sehabis makan tersebut dikomsumsi, maka semakin tinggi indeks glikemik makanan tersebut.
Jadi, hindari makanan yang berindeks glikemik tinggi seperti sumber karbohidrat sederhana, gula, madu, sirup, roti, mie dan lain-lain.Makanan yang berindeks glikemik lebih rendah adalah makanan yang kaya akan serat, contohnya sayuran dan buah-buahan.